Dilirik Tim Ducati Gresini, Veda Ega Pratama Buka Peluang Besar ke Ajang MotoGP

INBERITA.COM, Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar balap motor internasional.

Prestasi cemerlangnya di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 sukses menarik perhatian tim-tim besar, termasuk Gresini Racing, tim satelit Ducati yang tengah bersaing di papan atas MotoGP musim ini.

Remaja asal Wonosari, Gunung Kidul, itu menutup musim balap 2025 dengan catatan impresif. Veda finis di posisi kedua klasemen akhir Red Bull Rookies Cup dengan total 181 poin.

Dari total 14 balapan yang digelar dalam tujuh seri, Veda mencatatkan tiga kemenangan, dua kali finis di posisi kedua, dan satu kali meraih podium ketiga.

Konsistensi dan keberaniannya di lintasan menjadi daya tarik tersendiri, terutama dalam beberapa momen dramatis seperti kemenangan tipis di Mugello, Italia, yang hanya terpaut 0,011 detik dari pesaing terdekatnya.

Kiprah Veda di Rookies Cup bukan datang tiba-tiba. Ia sebelumnya dikenal sebagai juara Asia Talent Cup 2023, dan kini menunjukkan progres signifikan di kompetisi yang menjadi gerbang masuk ke ajang MotoGP.

Pencapaiannya musim ini juga membuatnya mengungguli pembalap Malaysia, Hakim Danish, dengan selisih 10 poin di klasemen akhir, meski harus mengakui keunggulan Brian Uriarte yang keluar sebagai juara dengan selisih 55 poin.

Nama Veda pun disebut langsung oleh pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, dalam sebuah acara bertajuk “Makin Nyaman Bareng Federal Matic dan Gresini Racing” yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Acara ini sekaligus menjadi bagian dari promosi menjelang MotoGP Mandalika 2025, di mana Gresini tengah mengusung misi penting bersama Alex Marquez dan Fermin Aldeguer untuk mengamankan posisi runner-up dan gelar rookie of the year di sisa lima balapan musim ini.

Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, dalam kesempatan yang sama, secara terbuka menyebut bahwa timnya tengah memantau perkembangan Veda secara serius.

“Saya sedang mengamati para rider, ada rider Indonesia yang sangat kuat. Dia membalap di Red Bull Rookie Cup, dia Veda Pratama. Ya, olahraga kita memang membutuhkan rider Asia,” ujar Merlini kepada awak media.

Merlini juga menekankan pentingnya keterlibatan pembalap Asia dalam dunia balap MotoGP, mengingat tingginya dukungan sponsor dari wilayah ini serta potensi pasar yang besar.

“Kejuaraan ini melakukan pekerjaan besar di wilayah ini untuk mencari dan mengembangkan pembalap Asia. Pikirkan Asia Talent Cup. Dan Anda tahu, kami memiliki banyak balapan di sini, banyak sponsor. Penting untuk memiliki pembalap Asia,” tegasnya.

Menariknya, hubungan Gresini Racing dengan Veda Ega ternyata lebih dekat dari yang diperkirakan. Merlini mengungkap bahwa putranya sendiri telah menjadi asisten pribadi Veda.

“Anak saya adalah asisten pribadinya. Manajer masa depannya,” kata Merlini, yang menunjukkan adanya kedekatan dan sinyal positif untuk kemungkinan kerja sama lebih lanjut.

Sebagai tim dengan dukungan sponsor kuat dari Indonesia, seperti Federal Oil dan Aspira, Gresini Racing menjadi salah satu tim yang secara alami membuka peluang besar bagi pembalap tanah air untuk meniti karier lebih tinggi.

Koneksi ini menjadi jembatan potensial bagi Veda Ega Pratama menuju ajang Moto3, bahkan Moto2 dalam beberapa tahun ke depan.

Sementara itu, MotoGP Mandalika yang akan digelar akhir pekan ini menjadi panggung besar bagi Gresini Racing untuk menutup musim dengan hasil gemilang.

Di tengah persaingan ketat perebutan posisi kedua klasemen tim, perhatian terhadap masa depan pembalap muda seperti Veda Ega menjadi angin segar bagi dunia balap motor Indonesia.

Dengan prestasi yang terus menanjak dan perhatian dari tim MotoGP papan atas, Veda Ega Pratama bukan hanya menjadi harapan baru Indonesia di arena balap internasional, tetapi juga simbol bahwa kerja keras dan dedikasi bisa membuka jalan menuju pentas dunia.

Bukan tidak mungkin dalam waktu dekat, publik Indonesia akan melihat Veda Ega Pratama berlaga di kejuaraan dunia, membawa bendera Merah Putih ke podium MotoGP. (xpr)