INBERITA.COM, Balapan utama MotoGP Mandalika 2025 resmi berakhir dengan kemenangan perdana Fermin Aldeguer di Sirkuit Mandalika, Lombok.
Digelar pada Minggu (5/10/2025) pukul 14.00 WIB, ajang balap ini menyajikan drama, kejutan, dan insiden yang kembali menimpa nama besar seperti Marc Marquez.
Fermin Aldeguer dari tim Gresini Racing MotoGP Ducati tampil impresif dalam balapan sepanjang 27 lap. Pembalap muda itu mencatat waktu tercepat 41 menit 7,651 detik, sekaligus memastikan kemenangan pertamanya di Sirkuit Mandalika sepanjang kariernya.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Aldeguer, yang musim ini naik ke kelas utama sebagai salah satu rookie yang paling menjanjikan.
Balapan tidak hanya menyuguhkan euforia kemenangan, tetapi juga sejumlah insiden yang mencoreng harapan beberapa pembalap besar.
Tiga rider tercatat mengalami crash dan gagal menyentuh garis finis, termasuk juara dunia Marc Marquez yang kembali menjadi korban “kutukan” Sirkuit Mandalika.
Peraih pole position Marco Bezzecchi mengawali balapan dengan start yang kurang memuaskan. Dari posisi terdepan, Bezzecchi sempat melorot ke posisi tujuh sebelum akhirnya mengalami insiden fatal di awal balapan.
Di tikungan ketujuh, Bezzecchi kehilangan kontrol saat mencoba menyalip Marc Marquez. Sayangnya, manuver tersebut tidak berjalan mulus. Bezzecchi menyenggol bagian belakang motor Marquez dan membuat keduanya terjatuh ke sisi kiri lintasan.
Akibat insiden itu, Marc Marquez kembali gagal finis di Mandalika. Cedera pun tak terhindarkan. Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menyampaikan bahwa Marquez mengalami patah tulang bahu akibat kecelakaan tersebut.
Sang pembalap asal Spanyol langsung diterbangkan ke negaranya untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
“Ada patah tulang bahu,” ujar Tardozzi, dikutip dari situs resmi MotoGP.
Insiden ini menambah daftar panjang kegagalan Marquez di Sirkuit Mandalika, mempertegas anggapan publik soal “kutukan” yang terus menghantuinya sejak debut sirkuit ini di kalender MotoGP pada 2022.
Pada musim pertama di Mandalika, Marquez mengalami kecelakaan hebat di sesi kualifikasi saat masih berseragam Honda, bahkan sempat mengalami gangguan penglihatan akibat insiden tersebut.
Di musim 2023, kecelakaan kembali menimpanya dan membuatnya gagal finis. Sementara musim lalu, saat membela Ducati dan menunggangi Desmosedici GP23, motor Marquez mengalami gangguan teknis.
Kini, meski sempat meraih posisi keenam di Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 yang digelar Sabtu (4/10), Marquez kembali harus pulang tanpa podium pada balapan utama hari Minggu.
Fermin Aldeguer pun berhasil mengunci posisi teratas di podium, diikuti oleh Pedro Acosta dan Alex Marquez yang menempati posisi kedua dan ketiga.
Podium ini menjadi sinyal kuat bahwa peta persaingan MotoGP 2025 semakin terbuka dan tak lagi hanya dikuasai oleh nama-nama senior.
Kemenangan Aldeguer juga menjadi pencapaian penting bagi Gresini Racing yang terus menunjukkan konsistensi di musim ini.
Di tengah ketatnya kompetisi antar pabrikan, performa solid dari pembalap muda seperti Aldeguer membuka harapan baru akan dominasi baru dalam beberapa musim mendatang.
Sementara itu, insiden antara Bezzecchi dan Marquez turut mengundang perhatian besar. Bezzecchi yang menyadari kesalahan langsung menunjukkan sportivitas dengan meminta maaf kepada Marquez setelah kejadian.
Namun, permintaan maaf itu tak cukup untuk mengubah hasil balapan atau memulihkan cedera yang dialami sang juara dunia.
Balapan di Mandalika sekali lagi membuktikan bahwa tidak ada jaminan bagi para pembalap unggulan untuk finis tanpa gangguan.
Kondisi lintasan yang menantang, ditambah tekanan kompetisi yang tinggi, menjadikan MotoGP Mandalika salah satu seri paling dramatis di musim ini.
Dengan kemenangan perdananya, Fermin Aldeguer kini dipastikan akan menjadi sorotan dalam seri-seri MotoGP selanjutnya.
Sebaliknya, Marc Marquez harus kembali menunda ambisinya untuk menaklukkan Sirkuit Mandalika—satu-satunya trek di kalender balap yang sejauh ini belum pernah mengantarkannya ke podium.
Sirkuit Mandalika kembali membuktikan reputasinya sebagai sirkuit penuh kejutan dan drama.
Kemenangan Aldeguer, crash Bezzecchi, dan cedera Marquez menjadi bukti nyata bahwa balapan di Lombok bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga tentang konsistensi, keberuntungan, dan ketahanan fisik.
MotoGP Mandalika 2025 telah usai, tetapi cerita dan efek dari balapan ini akan terus bergulir, setidaknya hingga seri berikutnya dimulai. Bagi para penggemar, satu hal yang pasti—sirkuit ini tak pernah gagal memberikan tontonan yang penuh aksi dan emosi. (xpr)
Klasemen MotoGP Usai Balapan di Mandalika 2025
- Marc Marquez – Ducati Lenovo (GP25) 545
- Alex Marquez – BK8 Gresini Ducati (GP24) 362 (-183)
- Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (GP25) 274 (-271)
- Marco Bezzecchi – Aprilia Racing (RS-GP25) 254 (-291)
- Pedro Acosta – Red Bull KTM (RC16) 215 (-330)
- Franco Morbidelli – Pertamina VR46 Ducati (GP24) 207 (-338)
- Fabio di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (GP25) 191 (-354)
- Fermin Aldeguer – BK8 Gresini Ducati (GP24) 181 (-364)
- Fabio Quartararo – Monster Yamaha (YZR-M1) 158 (-387)
- Johann Zarco – Castrol Honda LCR (RC213V) 128 (-417)
- Brad Binder – Red Bull KTM (RC16) 118 (-427)
- Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 112 (-433)
- Luca Marini – Honda HRC Castrol (RC213V) 108 (-437)
- Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 89 (-456)
- Joan Mir – Honda HRC Castrol (RC213V) 77 (-468)
- Maverick Viñales – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 72 (-473)
- Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 70 (-475)
- Jack Miller – Pramac Yamaha (YZR-M1) 60 (-485)
- Alex Rins – Monster Yamaha (YZR-M1) 51 (-494)
- Jorge Martin – Aprilia Racing (RS-GP25) 34 (-511)
- Miguel Oliveira – Pramac Yamaha (YZR-M1) 32 (-513)
- Pol Espargaro – Red Bull KTM Tech3 (RC16) 16 (-529)
- Takaaki Nakagami – Idemitsu Honda LCR (RC213V) 10 (-535)
- Lorenzo Savadori – Aprilia Factory (RS-GP25) 8 (-537)
- Augusto Fernandez – Yamaha Factory Racing (YZR-M1 V4) 8 (-537)
- Somkiat Chantra – Idemitsu Honda LCR (RC213V) 6 (-539)