Sun, 27 May 2018

25 Siswi Dicabuli, Guru Ini Gunakan Modus Rukyah

Pihak kepolisian menangkap pelaku pencabulan puluhan siswi SMPN 6 Jombang, Jawa Timur. Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang juga guru para korban itu menggunakan modus rukyah. Dia mengaku bisa mengeluarkan aura negatif atau jin yang ada di dalam tubuh korban.

Sebanyak 25 murid SMPN 6 Jombang, Jawa Timur, Mengaku telah  menjadi korban pelecehan seksual oleh gurunya sendiri. Kepolisian Resort Jombang masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan adanya dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak-anak di bawah umur. “Dugaan awal, ini kasus pelecehan seksual. Ulah dari oknum guru yang tidak bertanggung jawab,” katanya, Senin (12/2/2018). Berdasarkan laporan sementara, terdapat sedikitnya 25 anak dari SMPN 6 Jombang yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru di sekolah tersebut. “Kami dapat laporan dua puluh lima (korban),” ujar Agung.

Untuk menuntaskan penanganan kasus tersebut, dia meminta para korban bersama wali murid masing-masing memberikan keterangan jelas kepada polisi untuk mempermudah proses penyidikan.  Kepala SMPN 6 Jombang Suprayitno mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihak sekolah, ulah tidak terpuji dari salah satu guru berinisial EA terhadap anak didiknya, terjadi sejak 7 bulan lalu. Namun, kasus itu baru terbongkar beberapa hari kemarin.

Sementara itu, sejumlah korban pelecehan seksual pada Senin (12/2/2018) siang, mendatangi Mapolres Jombang untuk membuat laporan terkait kasus itu. Para korban datang didampingi orang tuanya masing-masing.

Kirim Komentar